UIN Bukittinggi dan BPJPH Perkuat Ekosistem Halal Nasional

Jakarta  (Wartabaru.Id) – UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Gedung BPJPH, Jakarta Timur, Selasa (7/1/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si, dan Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau yang akrab disapa Babe Haikal.

Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari agenda besar BPJPH bersama mitra lintas sektor, termasuk penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Recognition Agreement dengan lembaga nasional dan internasional. Kerja sama ini mempertegas komitmen untuk memperluas layanan jaminan produk halal di Indonesia secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, BPJPH menyerahkan Sertifikat Akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) kepada Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan. Penyerahan ini menjadi langkah nyata memperkuat infrastruktur sertifikasi halal di sektor strategis kelautan dan perikanan yang memiliki potensi ekspor besar.

Selain UIN Bukittinggi, kerja sama juga dijalin dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait sinergi penyelenggaraan jaminan produk halal di sektor kelautan. BPJPH turut menandatangani Recognition Agreement dengan Good Fortune Halal Certification Service (Qingdao) Co., Ltd. dari Tiongkok sebagai mitra sertifikasi internasional.

Sejumlah perguruan tinggi dan lembaga nasional juga ikut dalam agenda yang sama, di antaranya Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia Halal Training Center, serta Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI). BPJPH juga memperbarui kerja sama dengan PT Indonesian Cloud dalam pemanfaatan infrastruktur digital untuk mendukung sistem jaminan produk halal.

Kepala BPJPH Babe Haikal menyebut kerja sama lintas sektor ini penting untuk mewujudkan ekosistem halal nasional yang kokoh. “Kita tidak hanya bicara sertifikasi, tapi membangun budaya dan ekonomi halal. Kolaborasi ini adalah kunci,” ujarnya.

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani menegaskan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis bagi kampus dalam memperluas kontribusi di bidang halal. “UIN Bukittinggi siap menjadi kampus yang berdaya guna dan berdampak dalam pelayanan halal. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan akademik kami untuk masyarakat,” katanya.

 

 

(Wartabaru.id/BiroSumatera/169)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *