Oleh : Sidi Novi Zulfikar

Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melakukan survei langsung terhadap 11 calon mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memverifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan penerima beasiswa.

Tim survei terdiri atas Zuwardi, MA, Novi Zulfikar, MAP, dan Teguh Ramadhani. Tim berangkat dari Bukittinggi pada Sabtu, 3 Oktober 2026, pukul 06.00 WIB, dan melaksanakan kunjungan langsung ke tempat tinggal orang tua masing-masing calon mahasiswa. Kegiatan berlangsung hingga Minggu, 4 Oktober 2026, sebelum tim kembali ke Bukittinggi.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah indikator yang berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga dan potensi akademik calon mahasiswa. Indikator tersebut meliputi level Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), penghasilan orang tua, status tempat tinggal, prestasi yang pernah diraih, serta rerata nilai rapor.
Selain itu, survei juga mencakup kemampuan hafalan Al-Qur’an, besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), daya listrik yang digunakan di rumah, tagihan rekening listrik bulanan, serta besaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Pemeriksaan secara langsung ini penting untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai latar belakang calon penerima beasiswa. Data administrasi yang tersedia dapat dibandingkan dengan kondisi nyata di lapangan sehingga proses seleksi memiliki dasar pertimbangan yang lebih kuat.
Program KIP Kuliah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, proses verifikasi menjadi tahapan penting agar bantuan pendidikan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hasil survei terhadap 11 calon mahasiswa tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan UIN Bukittinggi dalam mengambil keputusan terkait penetapan penerima beasiswa KIP Kuliah.
Melalui proses ini, UIN Bukittinggi diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan pendidikan secara tepat sasaran sekaligus memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala keterbatasan ekonomi keluarga.
