Uncategorized  

Tim Evakuasi SAR Kerahkan Operasi Besar di Tiga Provinsi, Ribuan Warga Berhasil Diselamatkan

Tim Evakuasi dari Kantor SAR di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara terus melakukan operasi penyelamatan berskala besar setelah banjir dan tanah longsor melanda berbagai wilayah. Hingga Rabu (3/12/2025) pukul 20.00 WIB, ribuan warga telah berhasil dievakuasi, sementara ratusan lainnya dilaporkan meninggal dunia dan masih dalam pencarian. Operasi SAR dilakukan secara paralel dengan kondisi cuaca yang masih fluktuatif dan akses yang sulit di sejumlah titik terdampak.

Dok. Data Kansar Banda Aceh, update Rabu 3/12/2025 jam 20.00 wib

Di Provinsi Aceh, Tim Evakuasi SAR Banda Aceh melaporkan total 1.792 warga telah dievakuasi dari 18 wilayah terdampak yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, 1.515 jiwa berhasil diselamatkan, sementara 277 orang ditemukan meninggal dunia. Selain itu, 254 warga hingga kini masih dalam pencarian. Tim terus memperluas sektor pencarian dengan dukungan perahu karet, drone, serta penyelam di sejumlah wilayah yang tergenang.

Dok. Data Kansar Padang , update Rabu 3/12/2025 jam 20.00 wib

Sementara itu, di Sumatera Barat, Kantor SAR Padang mencatat jumlah evakuasi terbesar, yakni mencapai 29.659 jiwa. Dari total tersebut, 29.433 warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sedangkan 226 orang dinyatakan meninggal dunia. Sebanyak 217 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan tengah dalam upaya pencarian intensif. Banjir besar ini melanda 11 wilayah dari 19 kabupaten/kota di provinsi tersebut, menjadikannya salah satu bencana terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Tim Evakuasi di Sumatera Barat terus bekerja tanpa jeda, mengingat kondisi lapangan yang dinilai paling kompleks. Sejumlah jalur transportasi rusak, jembatan putus, serta arus banjir yang deras menghambat proses penyelamatan. Namun demikian, kolaborasi antara Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan mahasiswa, hingga masyarakat lokal menjadi kunci mempercepat proses evakuasi.

Dok. Data Kansar Medan dan Nias, update Rabu 3/12/2025 jam 20.00 wib

Di Sumatera Utara, operasi SAR mencatat 4.599 warga berhasil dievakuasi setelah banjir dan tanah longsor melanda 11 wilayah dari 33 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, 4.355 jiwa selamat, sedangkan 244 warga ditemukan meninggal dunia. Hingga Rabu malam, 21 warga masih dalam pencarian. Kondisi daerah perbukitan dan tanah yang labil menjadi tantangan utama Tim Evakuasi dalam menjangkau titik longsor.

Tim Evakuasi SAR Medan dan Nias menurunkan puluhan personel tambahan untuk memperkuat pencarian di wilayah sulit. Penggunaan alat berat dilakukan untuk membuka akses yang tertimbun material longsor. Tim juga mendirikan posko darurat dan dapur umum untuk kebutuhan warga yang mengungsi di lokasi aman.

Secara keseluruhan, tiga provinsi di wilayah Sumatera menghadapi dampak bencana hidrometeorologi yang cukup luas. Total korban yang dievakuasi, baik selamat maupun terdampak, mencapai lebih dari 35 ribu jiwa. Data dari seluruh kantor SAR menunjukkan bahwa curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama banjir besar dan longsor yang terjadi secara bersamaan.

Tim Evakuasi di seluruh provinsi masih siaga penuh, mengingat potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung. Upaya pencarian korban hilang serta penyaluran bantuan logistik pun terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Pemerintah daerah menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi mengurangi risiko lebih lanjut.

 

 

(EditorWartabaru.Id/BiroSumatera/169)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *