
Bukittinggi (WartaBaru.Id)_ Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperluas jejaring internasionalnya. Kampus yang berlokasi di Sumatera Barat ini menerima kunjungan penjajakan kerjasama dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia guna membahas penguatan mutu akademik dan sumber daya manusia (SDM) dosen, Selasa (11/02/2026) di Rektorat UIN Bukittinggi.
Dalam pertemuan tersebut, delegasi UPSI Redzuan Bin Mohd Isa, Kepala Pusat Antar Bangsa, Mobility, dan Pengembangan Pendidikan, dan Dr. Salman Alfarisi, Penyelaras Antar Bangsa untuk Kawasan Asia Tenggara, menawarkan program strategis berupa fasilitasi pendidikan doktoral (S3) bagi para dosen UIN Bukittinggi di UPSI Malaysia. Langkah ini dipandang sebagai pintu masuk utama untuk melahirkan kolaborasi yang lebih luas.
Rektor UIN Bukittinggi, Prof . Silfia Hanani, menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi dosen ke jenjang doktoral merupakan prioritas kampus dalam mencapai standar internasional. “Kami menyambut baik penjajakan ini. Berbagai kegiatan yang akan direalisasikan nantinya akan dibahas secara lebih terperinci dengan menyelaraskan regulasi yang berlaku di kedua institusi,” ujar Prof. Silfia.
Selain program doktor, kolaborasi ini diproyeksikan akan melahirkan berbagai program turunan, mulai dari riset bersama (joint research), rekognisi dosen di tingkat internasional, hingga pengabdian masyarakat lintas negara.
Lebih jauh, pihak UPSI Malaysia menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis bagi UIN Bukittinggi dalam upaya menembus pemeringkatan universitas dunia atau QS World University Rankings.
Hadir mendampingi Rektor dalam pertemuan tersebut, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Ali Rahman, MH; Kepala Pusat International Office, Dr. Irwandi; Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Dr. Arjoni, Kepala Pusat Layanan Akademik, Dr. Ulfa Rahmi, dan Merry Prima, M.Pd., dosen UIN Bukittinggi yang saat ini tengah menyelesaikan studi Doktoral di UPSI Malaysia.
Dr. Salman Alfarisi dari UPSI Malaysia optimis realisasi kerja sama ini tak hanya mempererat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia di bidang pendidikan, tetapi juga memperkuat posisi UIN Bukittinggi sebagai pusat keunggulan akademik yang kompetitif di kancah global Internasional.
“Melalui sinergi ini, UIN Bukittinggi dapat mempercepat akselerasi mutu institusi menuju universitas Islam yang bereputasi internasional,” pungkasnya.
(EditorWartaBaru.Id/BiroSumatera/169)












