IAIN Madura Gelar Perhelatan ICONIS 8 , Bahas Lima Bahasa Besar Asia dan Perkembangan Peradaban Islam Dunia

Pamekasan -,- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menggelar event internasional, The 8th International Conference On Islamic Studies (ICONIS 8) Tahun 2024, dengan tema “Lima Bahasa Besar Asia, Wacana, dan Perkembangan Peradaban Islam”. kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari perayaan Harlah Ke-58 IAIN Madura yang diselenggarakan selama dua hari, mulai 30-31 Juli 2024.ICONIS adalah acara tahunan yang mempertemukan para peneliti, dosen, guru, tendik,ilmuwan dan mahasiswa untuk berbagi ide, pengalaman, dan hasil penelitian tentang berbagai aspek studi Islam. Tahun ini, total naskah yang diajukan mencapai 108, dengan 62 naskah berhasil lolos seleksi. Naskah-naskah tersebut dibagi menjadi 10 cluster sesuai subtema ICONIS 8, yaitu: Language and Architecture, Language and Green Economy, Language and Religious Studies, Language and Postcolonial Studies, Language and Social Orientation, Language and Science – Technology, Language, Education and Islamic Studies, ASIAN Biblical Language & Humaniora, ASIAN Old Manuscript Studies (Philology), dan Constructing the Fiqh of ASIAN Civilization.Sebanyak empat naskah dari luar negeri turut berpartisipasi, yakni dari National University of Modern Languages (Islamabad, Pakistan), National University of Modern Languages & Allama Iqbal Open University (Islamabad, Pakistan), Federal University of Kashere (Nigeria), dan University of Queensland (Australia).Konferensi ini dibuka pada hari pertama, dan pada hari kedua dilanjutkan dengan sesi paralel yang terbagi dalam hybrid attendance (via Zoom meeting IAIN Madura) dan offline attendance. Sesi hybrid diikuti oleh 16 artikel, sedangkan sesi offline diikuti oleh 46 artikel. Para keynote speaker yang hadir antara lain Datuk Prof. Dr. Abdelaziz Berghout dari International Islamic University Malaysia (Malaysia), Prof. Bakri Muhammad Bakheit Ahmad dari University of the Holy Quran and Islamic Sciences (Sudan), dan Mr. Yang Yuan dari College of International Cultural Exchange, Central China Normal University (China).Rektor IAIN Madura menyampaikan bahwa tema kebahasaan dalam konferensi ini menunjukkan bagaimana bahasa dapat menjadi instrumen yang menyejukkan sikap dan perilaku masyarakat. “Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, kami berharap dapat membangun kultur kehidupan masyarakat yang ramah dalam berbagai aspek – ramah lingkungan, ramah dalam beragama, dan ramah dalam mendidik putra-putri bangsa untuk menjadi pemimpin masa depan,” jelas pak Rektor.Lebih lanjut Saiful Hadi memaparkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih nyata bagi kehidupan Masyarakat. “ICONIS ini juga diharapkan menjadi penyangga pengembangan ketika IAIN Madura beralih status menjadi UIN Madura, serta memperkuat peran akademik dalam melahirkan pemikiran-pemikiran yang menjadi solusi dinamika yang terjadi di masyarakat,” jelas Rektor.Konferensi ini diharapkan menjadi wadah bagi pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang integratif dan aplikatif, serta menjadi ajang pertukaran pemikiran untuk mendukung kemajuan peradaban Islam Indonesia, Asia dan dunia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *