
Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) adalah forum musyawarah tertinggi bagi IPNU ditingkatan Provinsi. Tak hanya ajang pemilihan pemimpin baru. Konferwil juga merupakan forum evaluasi kinerja kepengurusan selama satu Periode sebagai Formulasi kinerja kepengurusan periode selanjutnya.
Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar Konferwil Di Ponpes Qomarul Huda Badaruddin Bagu, (19-21/07/2025).
Muhamad Safari Al-Bunduduki Lahir di dusun Embung Duduk, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, tepat pada tanggal 08 April 2003, ia adalah seorang Kader IPNU yang berasal dari ujung timur bumi pertiwi yakni Nusa Tenggara Barat. Muhamad Safari adalah putra pertama dari dua bersaudara dari pasangan Mahzam Bin H. Muhammad Sa’i dan Raniati Binti H. Husni Akbar.
Safari telah menyelesaikan beberapa jenjang Kaderisasi di Ikatan pelajar nahdlatul Ulama’ (IPNU), mulai dari MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) di Ponpes Al-Hidayah Beber, Pengenjek, Kec. Jonggat. LAKMUD (Latihan Kader Muda) di Balai Penggerak Kab. Lombok Tengah. LATIN 1 (Latihan Instruktur 1) yang diselenggarakan di Balai Guru Penggerak Provinsi NTB. LAKUT (Latihan Kader Utama) di Ponpes Abahariyah NU Lombok Barat. Tepat pada tahun 2025 Bulan Mei rekan safari melanjutkan pengkaderan formal Tingkat akhirnya, yakni LAKNAS (Latihan Kepemimpinan Nasional) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat IPNU di Asrama Haji Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pasca mengikuti LAKNAS, rekan safari beri’tikad merumuskan hal baru tentang sistem kepemimpinan organisasi dan kaderisasi IPNU di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan berbekal pengalamannya yang pernah menjabat sebagai Ketua Pertama Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Jonggat Masa Khidmat 2022-2024 dan Wakil Ketua 2 Bidang Kaderisasi. Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kota ia memantapkan diri untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon Ketua PW IPNU Nusa Tenggara Barat Masa Khidmat 2025-2028 pada Konferwil X mendatang.
Berbekal visi misi yang kuat, Muhamad Safari salah satu Kader IPNU di Wilayah NTB mantapkan diri untuk maju pada Pada momentum 3 tahunan tersebut.
Visi : “Mewujudkan Pimpinan Wilayah IPNU yang tertib administrasi, merata dalam pemerataan kaderisasi dan penguatan kelembagaan, serta unggul dalam sistem pendidikan kader berbasis digital dan modul ajar yang terstandarisasi.”
Misi :
1. Mengembangkan sistem database kader dan kelembagaan secara digital dan terintegrasi, sebagai instrumen perencanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan berbasis data.
2. Melaksanakan program pemerataan kaderisasi dan penguatan kelembagaan secara sistemik dan berkelanjutan melalui pendampingan struktural ke tingkat cabang dan komisariat.
3. Menyusun modul ajar kaderisasi dan keorganisasian yang terstandarisasi, berbasis nilai-nilai ke- NU-an dan ke-IPNU-an, serta disesuaikan dengan kebutuhan pelajar masa kini.
4. Mendorong digitalisasi proses administrasi dan pendidikan kader guna menciptakan organisasi yang modern, efisien, dan akuntabel.
5. Melakukan revitalisasi wilayah yang kurang aktif melalui strategi pemberdayaan lokal, pelatihan kepemimpinan, dan penguatan nilai-nilai kolektif organisasi.
6. Menyelenggarakan program penguatan kapasitas kader dan pengurus melalui pelatihan, workshop, dan forum intelektual berbasis kebutuhan wilayah dan perkembangan zaman.
Muhamad Safari juga tercatat telah menyelesaikan Kaderisasi Formal tertinggi di IPNU, yaitu Latihan Kepemimpinan Nasional (Laknas) yang diselenggarakan di Asrama Haji Yogyakarta pada akhir Mei lalu.
Pewarta: Ach Bukhori
Editor : Redaktur






