Surabaya- Sabtu, 6 September 2025, bertempat di Gedung Graha Harakah, Surabaya, telah dilaksanakan kegiatan Sekolah Islam Gender (SIG) yang diselenggarakan oleh KOPRI Rayon Sosial UNESA.
Sekolah Islam Gender (SIG) merup
“SIG ini boleh diikuti oleh kader laki-laki mupun perempuan yaa! yang pastinya nanti juga ada pemaparan dari pemateri kita yang sangat keren-keren” ucap sahabati Ana selaku ketua KOPRI Rayon Sosial UNESA.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak anggota yang berkualitas Mutakid, yaitu anggota yang memiliki loyalitas dan kesetiaan terhadap organisasi, serta memiliki kepekaan terhadap isu-isu gender, sensitivitas gender, dan pemahaman bahwa Islam adalah agama yang ramah terhadap perempuan di lingkungan sosial.
Rangkaian Sekolah Islam Gender (SIG) tidak hanya menghadirkan empat materi inti, tetapi juga dikemas dengan FGD menggunakan mind mapping, debat, dan presentasi. Metode ini mendorong kader PMII untuk berpikir kritis, menyampaikan gagasan, serta menginternalisasi nilai-nilai kesetaraan gender dalam perspektif Islam.
Melalui metode yang interaktif, peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktor aktif dalam proses pembelajaran. Diskusi, debat, dan presentasi yang dilakukan memberikan ruang bagi kader PMII untuk berani mengemukakan pandangan, menantang stigma, serta meneguhkan sikap kritis terhadap isu-isu gender.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader KOPRI Rayon Sosial UNESA yang mampu menginternalisasi nilai-nilai keislaman yang inklusif serta aktif menyuarakan keadilan gender di berbagai ruang sosial.
Karena sejatinya kesetaraan bukan tentang menggantikan, tapi tentang menyadari: bahwa tidak ada satupun yang lebih tinggi, hanya karena jenis kelaminnya. Hidup Perempuan yang melawan!(shafa)