Gali Khazanah Intelektual Nusantara, UIN Salatiga dan Nahdlatut Turots Bangkalan Resmi Bersinergi

BANGKALAN – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) UIN Salatiga terus memperluas jejaring akademiknya dalam pelestarian literasi Islam klasik. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan MoU strategis bersama Perpustakaan Nahdlatut Turots, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (28/4).

Kolaborasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak riset berbasis manuskrip kuno (turots) yang selama ini tersebar di berbagai pelosok Nusantara. Fokus utamanya adalah menyelaraskan kearifan lokal dalam merawat naskah dengan standar ilmiah internasional.

Integrasi antara teknologi digital dan filologi ini menjadi bagian penting dari pengembangan keilmuan di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Salatiga. Melalui MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk melakukan pertukaran data riset, publikasi bersama, hingga program magang bagi mahasiswa yang berminat pada dunia manuskrip.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan UIN Salatiga yang dipimpin langsung oleh Dekan FUADAH, Prof. Dr. Supardi, M.A., berkesempatan membedah mekanisme pengelolaan naskah digital yang dikelola oleh Nahdlatut Turots. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan teks ke layar, melainkan upaya preservasi agar ilmu para ulama terdahulu tidak hilang dimakan zaman.

“Sinergi ini bertujuan untuk menghadirkan standar penanganan naskah yang sesuai dengan kaidah ilmiah dan akademik. Kami ingin memastikan bahwa setiap manuskrip yang dikaji memiliki validitas dan metode perawatan yang mumpuni,” tegas Prof. Supardi.

Ketua Nahdlatut Turots, KH. Usman Hasan Al-Akhyari, menyambut hangat kerja sama ini. Ia mengungkapkan bahwa lembaga yang dipimpinnya tengah gencar melakukan “jemput bola” dengan memetakan kelompok naskah dari satu pesantren ke pesantren lainnya.

“Banyak naskah berharga yang tersimpan di kediaman pribadi ulama atau pesantren yang belum terdata. Kami berupaya menghindari kehilangan jejak sejarah. Dengan dukungan perguruan tinggi seperti UIN Salatiga, kami berharap publikasi naskah kuno ini dapat menjangkau audiens yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,” papar KH. Usman.

Writer: BANGKALAN – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUADAH) UIN Salatiga terus memperluas jejaring akademiknya dalam pelestarian literasi Islam klasik. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis bersama Perpustakaan Nahdlatut Turots, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (28/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *