
“MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) bukanlah sekedar kegiatan formalitas saja, melainkan awal perjalanan membentuk pribadi kritis, religius, dan berkarakter sosial kepada calon kader. Kegiatan ini menjadi ruang awal untuk mengenal PMII secara historis, struktural, maupun kultural. Melalui proses ini, peserta diajak memahami nilai dasar PMII yang berpijak pada keislaman dan keindonesiaan” ucap Sahabat Habib Nihla Thohari selaku Ketua PMII Rayon Sosial saat sesi sambutan.
Tema yang diambil kali ini adalah “Membangun Militansi dan Orientasi Perjuangan Anggota PMII dalam Bingkai Aswaja dan Pancasila.” Militansi di sini berarti keteguhan sikap dan kesetiaan terhadap nilai perjuangan PMII, yang berpijak pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) serta prinsip-prinsip Pancasila sebagai landasan moral dan ideologis dalam berbangsa dan bernegara.
“Kami ucapkan selamat datang kepada peserta eksternal Rayon Sosial Unesa, diantaranya dari Rayon Isip Uinsa, Rayon Permata Unisda Lamongan, dan Komisariat Buana Ababil Sampang Madura yang telah hadir dan turut serta menjadi bagian dari MAPABA Rayon Sosial Unesa” ucap sahabat Haidar Ubaidillah Prawira selaku ketua pelaksana menyambut hangat. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan kali ini yaitu 63 peserta termasuk dengan peserta dari eksternal Rayon Sosial Unesa.
Dalam pelaksanaan MAPABA, peserta dibekali beragam materi mendasar yang menjadi pondasi gerakan di tubuh PMII. Materi-materi tersebut meliputi pemahaman tentang penguatan nilai keislaman melalui Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah), Nilai Dasar Pergerakan (NDP) sebagai pedoman moral dan ideologis, Sejarah PMII dan Sejarah Indonesia, KOPRI sebagai pemahaman dasar kesetaraan gender, serta pembekalan Antropologi Kampus sebagai bentuk refleksi peran mahasiswa di tengah dinamika zaman.
Seluruh materi tersebut disampaikan oleh para pemateri yang berpengalaman. Mulai dari kader senior, alumni, hingga tokoh-tokoh nasional PMII yang turut memberi inspirasi dan pemahaman mendalam kepada para calon kader pergerakan.
Prosesi baiat menjadi momen sakral dan puncak MAPABA, di mana peserta menyatakan komitmen sebagai kader PMII. Ikrar ini bukan sekadar seremonial, melainkan tekad tulus untuk berjuang dan mengabdi berlandaskan nilai aswaja dan pancasila.
Dengan terselenggaranya kegiatan MAPABA IX PMII Rayon Sosial ini, diharapkan lahir kader-kader yang memiliki semangat militansi tinggi, berorientasi pada perjuangan sosial, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Aswaja dan Pancasila dalam setiap langkah pengabdian dan pergerakan mereka.