Bukittinggi (WartaBaru) _ Prof. Zudan Arif Fakrulloh menghadiri dan memberikan sambutan pada acara pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia secara hybrid pada Kamis (21/05/2026) di Kantor Pusat Kementerian Agama RI. Pelantikan juga dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Sekjend Kemenag RI Kamaruddin Amin beserta pejabat eselon Kantor Pusat Kemenag RI lainnya.
Pelantikan tersebut diikuti secara hybrid oleh PNS yang berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, serta satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia. Begitupun PNS yang berasal dari UIN Bukittinggi yang ikut pelantikan juga hadir secara hybrid pada kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh menekankan pentingnya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pro masyarakat dengan berpedoman pada konsep “4K”.
“Menjadi ASN yang pro masyarakat mestilah mempedomani 4K, yaitu pertama Kecepatan layanan, kedua Kemudahan layanan, ketiga Kemanfaatan kebijakan, dan keempat Kebahagiaan masyarakat,” ujar Prof. Zudan di hadapan para PNS yang dilantik.
Selain itu, Prof. Zudan juga memaparkan data statistik ASN di lingkungan Kementerian Agama RI. Berdasarkan data per 1 Mei 2026, jumlah ASN di lingkungan Kemenag RI mencapai 355.091 orang dari total ASN nasional sebanyak 6.784.705 orang.
Menurutnya, pengembangan karier ASN sangat ditentukan oleh dua faktor utama, yakni performa dan proyeksi.
“Karier ASN ditentukan oleh performa dan proyeksi. Performa berarti performance kerja hari ini dan stabilitas, sedangkan proyeksi berarti masa depan dan percepatan masa jabatan,” ungkap Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Nasional dalam pelantikan tersebut menjadi penguatan komitmen pemerintah dalam membangun ASN yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat di seluruh Indonesia.
(EditorWartaBaru/BiroSumatera/169)
