Bukittinggi (WartaBaru)— Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) Tahun 2026 di UIN Bukittinggi berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kegiatan yang digelar selama dua hari, yakni 8–9 Juni 2026, dipusatkan di Gedung Labor Terpadu UIN Bukittinggi dengan diikuti peserta sebanyak lebih kurang 651 (enam ratus lima puluh satu) orang yang mengikuti ujian sesuai jadwal dan sesi yang telah ditentukan.
Sejak hari pertama pelaksanaan, para peserta tampak hadir lebih awal dan menunggu dengan tertib di tenda tunggu yang telah disediakan panitia sebelum memasuki ruang ujian. Suasana kondusif terlihat di seluruh area pelaksanaan ujian, mulai dari proses registrasi, pemeriksaan identitas, hingga pelaksanaan ujian berbasis komputer di ruang-ruang yang telah disiapkan sebanyak 7 (tujuh) lokal.
Pada hari pertama, ujian dilaksanakan dalam tiga sesi, yaitu sesi 1, sesi 2, dan sesi 3 yang berlangsung dari pagi hingga menjelang sore. Sementara pada hari kedua pelaksanaan ujian dilanjutkan mulai pagi hingga siang hari untuk peserta sesi 4 dan sesi 5.
Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengawas, tenaga teknis, serta para peserta yang telah menunjukkan kedisiplinan selama pelaksanaan UMPTKIN 2026.
Menurutnya, kelancaran pelaksanaan ujian merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan secara matang.
“Alhamdulillah, pelaksanaan UMPTKIN Tahun 2026 di UIN Bukittinggi berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Kami melihat para peserta mengikuti seluruh tahapan ujian dengan disiplin sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kondisi ini menunjukkan kesiapan panitia sekaligus kesungguhan para calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri,” ujar Prof. Silfia Hanani.
Prof. Silfia Hanani menambahkan bahwa UIN Bukittinggi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta seleksi masuk perguruan tinggi, termasuk menghadirkan suasana ujian yang nyaman, aman, dan kondusif.
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Bukittinggi, Dr. Afrinaldi, menilai pelaksanaan ujian tahun ini berjalan sesuai dengan prosedur operasional yang telah ditetapkan panitia nasional UMPTKIN.
“Seluruh sesi ujian dapat terlaksana sesuai jadwal tanpa kendala yang berarti. Peserta hadir tepat waktu, mengikuti arahan panitia dengan baik, dan menunggu secara tertib di area yang telah disediakan sebelum memasuki ruang ujian. Hal ini sangat membantu kelancaran pelaksanaan ujian dari sesi ke sesi,” ungkapnya.
Dr. Afrinaldi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas yang telah bekerja maksimal selama dua hari pelaksanaan ujian. Menurutnya, koordinasi yang baik antara panitia lokal, pengawas, serta tim teknologi informasi menjadi faktor penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan UMPTKIN 2026 di UIN Bukittinggi.
Disela-sela peserta ujian telah selesai dari Lokal Ujian, WartaBaru mewawancarai beberapa peserta ujian seperti : Nayla (Pondok Pesantren Thawalib Parabek Bukittinggi), Denala Putri Harbinda (SMAN 1 Matur Agam), Muhammad Sandi, dan Jaidil Ponpes Nurul Yaqin Ringan-ringan Padang pariaman.
Nayla (Pondok Pesantren Thawalib Parabek Bukittinggi) mengatakan bahwa pelaksanaan ujian UMPTKIN 2026 berjalan dengan baik dan tertib.
“Selama mengikuti ujian menyenangkan, soal-soal yang diuji tidak begitu sulit jika belajar dengan giat. Sedangkan pelayanan dari pantian disini orang-orangnya juga ramah-ramah. Saya merasa nyaman selama mengikuti ujian. car. Fasilitas komputer yang disediakan cukup memadai dan panitia juga sangat membantu saat peserta membutuhkan arahan. Semoga hasil yang saya peroleh sesuai dengan harapan dan bisa lulus di program studi yang saya pilih.” ungkap Nayla.
Denala Putri Harbinda (SMAN 1 Matur Agam) mengaku merasa nyaman selama mengikuti ujian berbasis komputer tersebut “Awalnya saya cukup tegang karena ini menjadi salah satu penentu masa depan pendidikan saya. Namun setelah ujian dimulai, suasananya kondusif dan pengawas memberikan petunjuk dengan jelas. Saya berharap dapat diterima di PTKIN yang saya impikan. Pilihan Pertama saya Ilmu Komunikasi UIN IB Padang dan dua nya lagi di UIN Bukittinggi (Prodi Bimbingan Konseling dan Prodi Pariwisata Syariah UIN Bukittinggi) ”
