MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram dalam waktu dekat menggelar gerakan kemanusiaan lintas iman dan budaya melalui Donor Darah Kebangsaan yang akan digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek dan Bulan Suci Ramadan. Kegiatan donor darah massal ini menargetkan pengumpulan 1.200 kantong darah, dan dipusatkan di Epicentrum Mall Mataram sebagai ruang publik strategis yang mudah dijangkau masyarakat. Selasa, 03/02/2026
Juru Bicara Panitia Donor Darah Kebangsaan, Suhirman Adita, menyampaikan optimisme tinggi bahwa target tersebut akan terlampaui. Menurutnya, antusiasme masyarakat sejak tahap awal sosialisasi menunjukkan respons yang sangat positif, baik dari kalangan civitas akademika maupun masyarakat umum. “Kami optimis target 1.200 peserta dapat terlampaui, mengingat soliditas kolaborasi lintas komunitas dan kesiapan teknis yang telah dimatangkan,” ujarnya.
Kegiatan kemanusiaan ini diprakarsai oleh Keluarga Besar Paguyuban Tionghoa Indonesia (INTI) Cabang Nusa Tenggara Barat, yang berkolaborasi dengan PMI Lombok Barat, RS H. M. Ruslan Kota Mataram dan RSUP NTB. Kolaborasi ini mencerminkan semangat kebangsaan yang inklusif, di mana kemanusiaan menjadi titik temu lintas identitas sosial, budaya, dan keagamaan.
Panitia telah melakukan berbagai persiapan strategis, mulai dari intensifikasi sosialisasi publik, penggalangan peserta secara terstruktur, hingga penataan lokasi kegiatan yang representatif dan ramah partisipan. Selain itu, berbagai hadiah menarik juga disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor yang telah berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa sesama.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas berbagai persiapan kegiatan donor darah kebangsaan ini. Ia menegaskan bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus hadir nyata dalam agenda kemanusiaan dan penguatan solidaritas sosial. “Ini adalah praktik nilai keislaman yang substantif dan universal. Kampus harus menjadi motor penggerak kepedulian sosial,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Rektor UIN Mataram akan menginstruksikan seluruh dekan dan direktur pascasarjana untuk menugaskan masing-masing 150 calon peserta donor darah yang siap berpartisipasi, sehingga kontribusi civitas akademika dapat terukur dan berdampak signifikan.
Rektor yang juga ketua PW NU NTB mengajak seluruh warga Kota Mataram dan masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. “Mari kita jadikan donor darah sebagai sedekah kemanusiaan. Setetes darah yang kita berikan adalah harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. Adita@Humas-ppid
