Rakerpim IV secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro UAPK, para Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Bagian, Kepala Subbagian, Kepala Lembaga, hingga pimpinan unit serta bagian perencanaan di lingkungan kampus.
Mengusung tema “Menjaga Mutu Akademik Melalui Optimalisasi Anggaran”, Rakerpim tahun ini menitikberatkan pada penguatan kualitas tata kelola akademik melalui perencanaan anggaran yang tepat sasaran. Agenda kegiatan meliputi pemaparan program kerja dan jadwal kegiatan Tahun Anggaran 2026, evaluasi kinerja Tahun 2025 oleh fakultas, lembaga, dan unit, hingga penyampaian materi oleh narasumber serta penandatanganan perjanjian kinerja.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen kampus dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja institusi. Ia menyampaikan bahwa optimalisasi anggaran harus mampu mendorong lahirnya layanan akademik yang unggul dan inovatif.
“Melalui Rakerpim IV ini, kita diharapkan mampu menjaga mutu akademik dengan optimalisasi anggaran yang tepat guna. Kita harus menghasilkan layanan akademik terbaik serta terus meningkatkan prestasi kampus melalui inovasi dan kegiatan yang berkualitas,” ujar Prof. Dr. Silfia Hanani.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pemaparan program kerja serta evaluasi kinerja oleh masing-masing fakultas, lembaga, dan unit kerja. Selanjutnya, peserta mendapatkan penguatan materi dari Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Barat, Adel Wahidi, yang mengangkat tema “Organisasi Baik, Insannya Berintegritas: Menuju UIN SMDD Bukittinggi yang Melayani”. Materi tersebut menyoroti peran perguruan tinggi sebagai institusi pelayanan publik yang harus menjunjung standar layanan dan mengantisipasi potensi maladministrasi.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama oleh Dr. H. Ruchman Basori. Selain itu, Kepala KPPN Bukittinggi, Tisari Yona Geumila, turut memberikan materi terkait pengelolaan keuangan dan anggaran yang akuntabel dan transparan.
Rangkaian Rakerpim IV kemudian ditutup dengan arahan kebijakan dan program kerja Tahun 2026 oleh pimpinan universitas, serta penandatanganan perjanjian kinerja oleh para pimpinan, meliputi Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Ketua Lembaga.
Melalui pelaksanaan Rakerpim IV ini, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan, guna mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
(EditorWartabaru.Id/BiroSumatera/169)
